Tampilkan postingan dengan label ikatan pencak silat indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ikatan pencak silat indonesia. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Agustus 2016

Filosofi Ikat blangkon

Filosofi Ikat blangkon jawa yang tak banyak yang tahu,untuk itulah Ki Rekso jiwo bersedia membabar agar masyarakat umum mengetahui dan memahami salah satu adat atau tradisi jawa yang menyimpan makna yang dalam dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari hari oleh orang jawa.
sehingga menjadi bisa memahami tradisi serta budaya nusantara yang penuh keberagaman

Filosofi Ikat blangkon jawa yang memiliki beragam makna,dari berbagai model bentuk melambangkan makna yang berbeda beda namun pada garis besarnya memiliki tiga makna mendasar. ketiganya merupakan sebuah rangkaian makna yang menjadi filosofi dalam jawa yang memuat sikap kesatria wibawa dan bijaksana,makna yang tersirat dalam ikat blangkon adalah Ngalah,ngalih ngamuk
Filosofi Ikat blangkon
Filosofi Ikat blangkon

Ngalah,ngalih dan ngamuk adalah rangkaian urutan yang baku untuk menciptakan kedamaian,karena sikap kesatria yang disertai kebijaksanaan sehingga tidak grusa grusu atau gegabah dalam bertindak,dalam berbagai masalah orang jawa lebih mengedepankan ngalah atau mengalah dari pada rebutan balung tanpa isi yang mana artinya memperebutkan hal yang biasa atau tak bermanfaat.karena mehami benar bahwa ngalah tidak berarti kalah

Ngalih merupakan bentuk ngalah yang kedua,dimana untuk menghindari masalah,ngalih,menghindari masalah atau menghindar bukan berarti memiliki sifat pengecut namun orang jawa lebih senang atau menyukai keadaan yang aman tentram tanpa masalah,namun jika dengan ngalih masih saja disudutkan,diremehkan dan dihina tentunya sikap ketiga yang dibutuhkan

Ngamuk merupakan cara terakhir yang digunakan jika kedua sikap yang dipakai tidak menyelesaikan masalah atau malah masalah makin membesar karena sikap bijaksana belum dimiliki seseorang,sehingga selalu saja membuat keonaran.
maka ngamuk adalah jalan yang terbaik,ngamuk bukan berarti membabi buta,namun merupakan penegasan dimana secara totalitas apapun akan dihadapi untuk membuktikan sikap kesatria,karena itulah ngalah tidak berarti kalah harus dibuktikan dengan kesungguhan dan berani mempertaruhkan apa saja dengan resiko apapun,total setotal totalnya
sehingga orang jawa bisa dikatakan dihormati dimanapun berada karena sikap sopan santun,lemah lembut, mau mengalah,bijaksana dan bersikap kesatria jika dibutuhkan

Filosofi ikat blangkon jawa tersirat pada bagian depan atas yang membentuk sikap tangkis seperti pada simbol ikatan pencak silat indonesia (IPSI) yang lebih bermakna mengalah untuk mempertahankan diri,disinilah letaknya keutamaan dari sikap mengalah yang tidak berarti kalah,harus dilandasi sikap lilo atau keiklasan,ketulusan atau kebersihan hati

Filosofi ikat blangkon yang kedua terletak pada bentuk segitiga yang menghadap kebawah yang bermakna menyadari atau menghormat rasa hati atau tepo sariro,sehingga timbul kebijaksanaan yang menyadari dan ngalih adalah hal yang lebih baik daripada terjadi masalah.
Jika segitiga tidak ada berarti menunjukan kepolosan atau ketulusan untuk menghormati,sehingga bisa diartikan sama,namun lebih menunjukan sikap keluar,sedangkan segitiga kebawah lebih masuk kedalam rasa hati

Filosofi ikat blangkon yang ketiga terletak dibelakang,yang memiliki banyak macam yang intinya menunjukkan kebulatan tekad dalam menampilkan sikap ketegasan,karena menunjukkan sikap ketegasan bisa berbentuk satria,wibawa dan kebijaksanaan atau bisa juga dikembalikan sesuai dengan perbuatan,yang disiratkan dalam ikat yng memiliki simpul tali wangsul yang artinya kembali.
karena blangkon memiliki bentuk belakang yang berbeda beda sesuai kadar atau maksud dari pemakainya,seperti ikat tali wangsul,kasatrian,satrio wibowo dan blangkon mataram

semoga sedikit pemahaman ini dapat diketahui oleh generasi saat ini dan selanjutnya,sehingga tidak meninggalkan tradisi budaya yang adiluhung seperti yang tertuang dalam pidato Presiden Sukarno yang mengatakan dengan slogan Jas merah yang memiliki kepanjangan Jangan sekali kali meninggalkan sejarah,karena sejarah adalah identitas bangsa

nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo